Langsung ke konten utama

Postingan

Kepala Daerah Kok Nyabu

Hampir sepekan terakhir media cetak maupun online memberitakan tentang penangkapan terhadap seorang kepala daerah oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait konsumsi sabu alias narkoba. Hal ini sontak menggegerkan para netizen akibat prilaku sang kepala daerah tersebut. Diketahui bersama, kepala daerah tersebut bernama Ahmad Wazir Nofiadi seorang Bupati Kabupaten Ogan Ilir di Sumatera Selatan. Penangkapan ini terjadi pada hari minggu 13 Maret 2016 di rumah kediamannya. Mendengar pemberitaan itu, penulis secara tak langsung berpikir “Kepala daerah kok nyabu”. Setelah penulis menelusuri profil sang bupati di internet, AW Nofiadi memiliki karier yang cukup cemerlang di dunia politik. Ia merupakan seorang bupati termuda di Indonesia yang dilantik pada 17 Februari 2016 lalu dengan usia yang belum genap 28 tahun. Sebelum menjadi seorang bupati, ia adalah seorang anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir. Ia juga memiliki latar belakang pendidikan yang cukup bagus. Pada Oktober 2014, ia ...

Peluang Petahana di Pemilukada Sarolangun 2017

Pemilihan Umun Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2015 baru saja usai. Telah terpilih beberapa kepala daerah yang siap memimipin daerah mereka masing-masing. Namun, bagaimana dengan Pemilukada serentak 2017 nanti? Kabupaten Sarolangun adalah salah satu kabupaten yang akan mengikuti perhelatan akbar lima tahunan itu. Menarik untuk kita cermati, bagaimana konstruksi politik di Kabupaten Sarolangun saat ini? Suasana politik menjelang Pemilukada sudah mulai memanas dengan suhu politik yang terus meningkat. Beberapa nama bakal Calon Bupati Sarolangun terus bermunculan, baik itu dari politisi, akademisi, maupun aktivis. Salah satu yang muncul adalah nama Bupati Petahana (incumbent) yaitu Cek Endra. Menelaah peluang petahana di Pilkada Sarolangun pada 2017 nanti. Pertama, ditinjau dari perahu atau partai pengunsung. Cek Endra telah menyatakan diri siap untuk maju melanjutkan kepemimpinannya di Kabupaten Sarolangun. Namun menariknya, sang Petahana akan terancam tidak memilik perahu b...

Perebutan BH 1 SZ 2017

Pelaksanaan Pemilukada serentak tahap pertama baru saja dilaksanakan beberapa bulan lalu. Namun bursa bakal calon Pemilukada serentak tahap kedua sudah mulai bermunculan menampakkan diri, tak terkecuali untuk Pemilikada Kabupaten Sarolangun. Telah diketahui bersama bahwa Kabupaten Sarolangun akan mengadakan Pemilukada serentak tahap kedua pada awal tahun 2017 nanti. Beberapa nama tokoh telah bermunculan di tengah-tengah masayarakat, baik dari figur politisi, akademisi, maupun aktivis. Hal ini tentu akan sangat menarik dalam kompetisi perebutan BH 1 SZ tahun 2017 nanti. Berdasarkan hasil survei LSI (Lembaga Survei Indonesia) per-Desember 2015, telah muncul beberapa nama yang bakal mengikuti bursa Calon Bupati Kabupaten Sarolangun tahun 2017.Adapun nama-nama tersebut kebanyakan dari tokoh-tokoh lama yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat Sarolangun, seperti nama Bupati Petahana yaitu Cek Endra masih memiliki posisi teratas. Beberapa nama lain yang masuk bursa bakal Calon Bupat...

Duel Calon Gubernur Jambi

Pemilihan kepala daerah atau pilkada merupakan bagian dari pesta demokrasi yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun sekali. Sesuai dengan Undang-Undang yang telah di tetapkan pada awal tahun 2015 bahwa pemilihan gubernur, bupati, dan walikota dilaksanakan setiap lima tahun sekali secara serentak di seluruh wilayah NKRI. Pemilihan kepala daerah serentak untuk gelombang pertama akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desmber 2015. Berkenaan dengan pemihan kepada daerah atau pilkada serentak untuk gelombang pertama ini melibatkan 269 daerah, termasuk di dalamnya pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Jambi. Sesuai apa yang telah ditetapkan oleh KPU Provinsi Jambi bahwasanya ia telah menetapkan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu Hasan Basri Agus dan Edi Prwanto di nomor urut satu, sedangkan di nomor urut dua adalah Zumi Zola Zulkifli dan Fachrori Umar. Kedua pasangan calon ini memiliki keistimewaan dan kelebihan masing-masing. Kita ketahui bersama Hasan B...

Kabut Asap Menjadi Musuh Masyarakat

Berbagai jenis surat kabar yang memberitakan dampak asap terhadap kelangsungan hidup masayarakat. Berita ini telah disiarkan dari berbagai media, baik itu media online maupun media cetak sejak pertengahan agustus lalu, setelah beberapa pekan umat muslim merayakan hari raya Idul Fitri. Bencana kabut asap terjadi di beberapa provinsi di pulau Sumatera kemudian menjalar di beberapa kota di pulau Kalimantan. Ini merupakan bencana alam yang telah berlangsung dari empat bulan terakhir. Berbagai cara telah diupayakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mengatasi hal ini, serta juga bantuan dari pihak swasta maupun negara-negara sahabat. Menarik untuk dicermati akan faktor terjadinya kabut asap ini, yaitu telah diketahui bersama bahwa adanya oknum-oknum yang dengan sengaja membakar hutan-hutan untuk pembukaan lahan baru demi menanam bibit-bibit perkebunan baru. Hal ini juga didorong dengan terjadinya musim kemarau yang sangat panjang di kawasan tropis seperti Negara Indonesia...

Pemeliharaan Naskah di Perpustakaan Nasional

Perpustakakan merupakan salah satu tempat penyimpanan arsip-arsip sejarah nasional. Naskah adalah salah satu contoh dari arsip sejarah yang tersimpan di Perpustakaan Nasional. Naskah adalah arsip penting dan perlu dijaga secara totalitas demi terpelihara kekayaan dari sebuah kebudayaan nasional. Berdasarkan kunjungan ke Perpustakaan Nasional beberapa pekan lalu, bahwasanya cara dan proses pemeliharaan dari sebuah naskah sangat baik. Bahkan terkesan sangat berlebihan jika dipandang dari sisi orang yang tidak mengerti tentang pentingnya dari sebuah naskah. Di dalam kuliah singkat yang disampaikan oleh salah satu karyawan dan sekaligus peneliti di Perpustakaan Nasional yaitu bapak H. Sanwani. Ia mengatakan bahwa naskah merupakan kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh suatu bangsa, ia juga menambahakan di Perpustakaan Nasional terdiri dari berbagai macam jenis naskah yang dituliskan dengan bebepara bahasa daerah seperti melayu, batak, sunda, jawa, bali, bugis, dan sebagainya. Selain ...